Thursday, 27 November 2014

antara hati dan pohon

Mengapa harus menanam pohon
jika kau tak berniat untuk merawatnya
Mengapa harus menanam sekarang
Jika waktu nya belum tepat
kemarau masih hujan belum datang
Mengapa kau membiarkan nya layu
lalu kau sirami ia hingga segar
Mengapa kau segarkan ia
jika kau membiarkan nya layu kembali
Mengapa kau membiarkan nya layu
jika kau tak inginkan ia mati
Mengapa kau terus membuatnya layu
Jika kau juga yang menyegarkan nya
Rawat ia jika kau tak inginkan ia mati
Lalu.. biarkan ia mati,,
jika kau tak berniat untuk merawatnya..

Tuesday, 25 November 2014

pantun anti korupsi

Jalan-jalan ke jembatan Ampera
Yang pasti tempat nya di Palembang
Membeli mpek-mpek rasanya asin
Supaya tidak asin minum susu

Lihatlah rakyat mu semakin sengsara
Karena korupsi semakin berkembang
Jika ingin menjadi pemimpin
Tingkatkan iman turunkan nafsu

Sunday, 4 May 2014

Hati dan Hujan



     Jika ada yang bisa ku ajak bicara.
Siapa saja dan benda apa saja.
Ingin ku bicara padanya, tapi..
Semuanya seperti membisu,
Meski ku dengar mereka bersuara.
    Mereka bak si tuli,
Meski mereka terlihat seperti mendengar ku.
Mereka bungkam tak angkat bicara.
Mereka tak bersinyal dengan hati ku.
     Aku bertanya pada hujan..
Mengapa air hujan selalu jatuh ke bawah?
Dan tak pernah salah menjatuhkan nya..
Tapi,, hati ku pernah terasa jatuh pada satu tempat.
Mereka bilang, kamu salah menjatuhkan nya!!!
MENGAPA?? Mengapa hati ku tak seperti air hujan?!
Yang bisa selalu tepat menjatuhkan nya...